elektro

Skema Rangkaian Power Supply Sederhana hingga Cara Membuatnya

Berbicara mengenai komponen elektronika, rasanya  penting untuk mengetahui bagaimana sebuah perangkat mendapat distribusi arus listrik dari power supply. Karena rangkaian power supply...

Written by arga · 2 min read >
rangkaian power supply atau adaptor

Berbicara mengenai komponen elektronika, rasanya  penting untuk mengetahui bagaimana sebuah perangkat mendapat distribusi arus listrik dari power supply. Karena rangkaian power supply berperan penting guna mensupply energi agar perangkat elektronika dapat bekerja. Untuk mengetahui power supply, anda juga harus tahu bagaimana cara kerja dan rangkaian power supply secara lengkap berikut ini.

Rangkaian Power Supply

Dalam Bahasa Indonesia,  power supply berarti sumber daya atau sumber tenaga. Power Supply adalah suatu rangkaian elektronika yang berfungsi sebagai penyedia sumber enegi listrik untuk perangkat elektronika, dalam hal ini energi listrik tegangan DC.

Power Supply dirangkai membentuk sebuah kotak dengan kabel yang keluar dari kotak tersebut dan di ujung kabel terdapat konektor yang biasanya terletak di belakang casing (pelindung). Power supply juga populer dengan sebutan “Adaptor”.

Di dalam sebuah rangkaian power supply terdapat beberapa komponen, antara lain  :

  • Transformator atau trafo , yaitu berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik.
  • Dioda , yang banyak digunakan yaitu jenis dioda bridge yang berfungsi sebagai penyearah tegangan.
  • Kapasitor ELCO , berfungsi sebagai filter atau penyaring untuk meredam tegangan pada rangkaian power supply.
  • Transistor berfungsi untuk menstabilkan tegangan.

Prinsip Kerja Rangkaian Power Supply Sederhana

cara kerja power supply

Berikut ini adalah penjelasan singkat dari cara kerja dari sebuah rangkaian power supply berdasarkan masing-masing blok :

cara kerja transformator

  • Input diterima oleh rangkaian adaptor (power supply) berupa tegangan AC yang sudah diturunkan tegangannya terlebih dahulu melalui transformator (trafo) sesuai dengan kebutuhan perangkat tersebut . Misalnya adalah tegangan PLN 220 V AC menjadi 12 V AC.

  • Kemudian terdapat dioda yang berperan menyearahkan tegangan AC tersebut menjadi tegangan DC. Jenis dioda yang banyak digunakan ialah dioda bridge. Misalnya dari 12 VAC menjadi 12 VDC

cara kerja rangkaian power supply sederhana

  • Dari dioda terhubung ke filter yang berperan dalam menyaring tegangan ripple yang masih bocor sehingga sinyal arus yang keluar dari rectifier atau penyearah menjadi rata. Jenis filter yang banyak digunakan adalah Kapasitor jenis ELCO.

cara kerja rangkaian power supply

  • Selanjutnya terdapat regulator yang berperan untuk menstabilkan tegangan dan arus DC yang keluar dari filter tadi. Voltage regulator ini biasanya terdiri dari transistor atau IC (Integrated Circuit). Dan akhirnya ouput dari tegangan yang telah distabilkan ini dialirkan ke perangkat elektronika.

Apabila menginginkan tegangan output yang bervariasi, seperti power supply dengan output tegangan 5 VDC, 9VDC atau 12 VDC , dapat ditentukan keluaran dari output dengan saklar switching pada transformator. Karena pada umumnya, transformator yang tersedia di pasaran, telah terdapat beberapa tegangan output sekaligus.

Rangkaian Power Supply Sederhana

rangkaian power supply kecil

Pada rangkaian di atas merupakan rangkaian power supply sederhana yang mampu mensupply arus yang sangat kecil, yakni sebesar 1-2 A.

rangkaian power supply tambahan

Untuk membuat rangkaian power supply dengan arus yang lebih besar pada tegangan stabil 5 V, maka dapat menambahkan sebuah transistor penguat arus MJ 2955 pada rangkaian yang mampu mensupply arus sebesar 5 A.
idealnya, sebuah power supply mampu menghasilkan output yang bersih, output tegangan yang konstan terjaga dengan tingkat toleransi dari tegangan input, beban daya, serta suhu kerja dengan tingkat konversi efisiensi 100%.

Contoh Skema Rangkaian Power Supply lain

contoh rangkaian power supply sederhana

Cara Membuat Rangkaian Power Supply Sederhana

cara membuat rangkaian power supply sederhana

Peralatan  :

  • Solder Listrik
  • Multimeter
  • Gunting / Tang Potong
  • Obeng Pipih
  • Tang Jumput
  • Bor
  • Lem
  • Penghisap timah
  • Amplas

Bahan :

  • Trafo 1 Ampere 1 buah
  • Dioda biasa 4 buah atau dioda bridge
  • Kapasitor 1 buah
  • Resistor 2 buah
  • Regulator jenis AN 7805 1 buah
  • LED indikator 2 buah ( sebagai indikator tegangan)
  • PCB dot matrix 1 buah (sebagai tempat merangkai berbagai komponen)
  • Jumper tunggal Secukupnya ( untuk menghubungkan trafo dengan papan rangkaian)
  • Jack Betina 2 betina  ( sebagai elemen output dari power supply)
  • Kabel secukupnya ( sebagai penghubung antara trafo dan steker)
  • Steker 1 buah ( sebagai colokan dengan sumber tegangan)
  • Timah secukupnya ( bahan ntuk menyolder)

Langkah – Langkah :

  1. Persiapkan semua peralatan dan bahannya terlebih dahulu
  2. Membersihkan papan PCB dari kotoran atau debu dengan menggunakan amplas
  3. Mulailah dengan merangkai setiap komponen pada papan PCB sesuai dengan gambar rangkaian
  4. Solder pada bagian bawah papan PCB yang telah terangkai dengan semua komponen
  5. Pasang dan lekatkan trafo pada papan PCB
  6. Sambungkan Input trafo pada kabel 0 dan 220 Volt
  7. Pasang alat steker dan kabel pada input power supply
  8. Sambungkan output trafo dengan jumper tunggal pada 0 dan 6 Volt pada trafo. Sementara pada ujung lain dari jumper tersebut, hubungkan ke papan PCB
  9. Pasang Jack betina dan kabel pada output rangkaian
  10. Sambungkan lampu indikator pada output rangkaian
  11. Pastikan rangkaian dengan, mengecek rangkaian dengan multimeter
  12. Rapikan kabel-kabel dan bekas solder yang terlihat mengganggu dan kurang rapi
  13. Power supply telah jadi dan siap digunakan

 

low pass filter adalah

Low Pass Filter (LPF) Adalah …

arga in elektro
  ·   3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *