elektro

Rangkaian Lampu Flip Flop ( 2 dan 4 LED)

Bagi para penggemar elektronika, membuat PCB atau rangkaian lampu flip flop merupakan  hal yang mudah. Rangkaian lampu flip flop ini terbilang sederhana...

Written by arga · 3 min read >
rangkaian lampu flip flop sederhana

Bagi para penggemar elektronika, membuat PCB atau rangkaian lampu flip flop merupakan  hal yang mudah. Rangkaian lampu flip flop ini terbilang sederhana dengan tingkat kerumitan yang rendah. Sehingga tak jarang, rangkaian ini selalu digunakan bahan praktek untuk pemula. Untuk menambah pengetahuan anda, berikut skema dan prinsip kerja rangkaian lampu flip flop sederhana.

Rangkaian Lampu Flip Flop

Rangkaian Lampu Flip Flop merupakan suatu rangkaian elektronika dimana dirancang menggunakan 2 LED atau lebih dengan di tandai nyala matinya LED secara bergantian (berdasarkan satuan waktu) saat diberikan catu daya. Dengan kontruksi yang terbilang sangat sederhana, rangkaian ini juga banyak digunakan sebagai rangkaian dasar dari rangkaian digital.

Flip flop sering digunakan sebagai hiasan rumah, dinding, di pohon- pohon maupun pada kendaraan. Karena banyaknya permintaan, rangkaian ini juga banyak sekali dijual di pasaran dengan harga yang variatif  sesuai dengan jenis dan kegunaannya.

Dapat dikatakan bahwa rangkaian lampu flip flop termasuk paling dasar dari sebuah memori 1 bit. Hal ini dikarenakan rangkaian ini befungsi sebagai astabil multivibrator, dimana kondisi output tergantung akan kondisi inputnya.

Prinsip kerja dari rangkaian flip flop yakni menggunakan prinsip kerja transistor sebagai saklar. Tak hanya itu, rangkaian itu didukung oleh dua komponen dasar lain seperti resistor dan kapasitor. Untuk kapasitornya sendiri yang digunakan adalah jenis elektrolit atau biasa yang disebut dengan ELCO.

Rangkaian Lampu Flip Flop Sederhana Dua LED

rangkaian lampu flop flop 2 led

Daftar Komponen Lampu Flip Flop 2 LED

  • Baterai : 9 Volt
  • Switch : Optional
  • R1 dan R4 : 470 ꭥ
  • R2 dan R3 : 10K ꭥ
  • Q1 dan Q2 ; BC547
  • C1 dan C2 : 100 µF

Rangkaian Flip Flop ini bekerja dengan tegangan catu antara 6 hingga 0 VDC, sehingga bisa dengan mudah dioperasikan dengan baterai. Pada Kapasitor C1 dan C2 dapat juga diganti sesuai dengan jadwal nyala LED yang diinginkan.

Prinsip Kerja Rangkaian Lampu Flip Flop 2 LED

  • Konsep dasar pada rangkaian lampu flip flop sederhana 2 LED ini adalah fungsi transistor sebagai saklar dan charging Umumnya, transistor akan mentransfer arus dari kolektor ke emitter ketika tegangan basis lebih besar dari 0,7 Volt (Kondisi Saturasi). Namun, bila tegangan tidak sampai 0,7 volt maka transistor akan memutuskan arus listrik (kondisi cut off).
  • Ketika rangkaian dinyalakan pertama kali, arus listrik akan mulai mengisi kapasitor C1 (charging). Tegangan kapasitor akan bertambah secara perlahan berbanding lurus dengan nilai kapasitansi dan hambatan resistor R3.
  • Tegangan kapasitor C1 telah melampaui tegangan ambanganya yakni 0.7 volt. Maka pada saat ini transistor Q1 akan mengalirkan arus listrik dari kolektor ke emitter yang melalui LED warna merah.
  • Selanjutnya adalah pengosongan muatan pada kapasitor C1 karena mengalirnya arus pada transistor Q1. Pada saat bersamaan itu juga, kapasitor C2 sedang melakukan charging. (Ketika transistor Q1 dalam keadaan saturasi, maka Q2 berada dalam keadaan OFF dan seterusnya)
  • Beberapa saat setelah muatan kapasitor C1 kurang dari tegangan ambang, maka tegangan kapasitor C2 tepat melampaui tegangan ambang. Sehingga disini yang terlihat adalah LED merah padam sementara LED hijau menyala. Proses mengulang ulang dari awal.
  • Ketika proses charging dan pengosongan muatan pada kapasitor, dibutuhkan waktu tertentu tergantung dari lamanya charging dan pengosongan kapasitor. Semakin tinggi nilai kapasitansi dari kapasitor umpan balik, maka akan semakin lama proses charging dan pengosongan muatan kapasitor. Lamanya proses ini akan menyebabkan semakin LED nyala dan mati seperti berkedip.
  • Komponen resistor R1 dan R4 pada rangkaian flip flop ini memiliki fungsi sebagai pembatas arus yang mengalir melalui LED. Sehingga LED dapat terhindar dari arus listrik yang berlebih yang dapat mengakibatkan kerusakan.
  • Sementara untuk baterai sebaiknya menggunakan tegangan 9 Vold DC. Kita juga menggunakan tegangan yang lebih rendah, akan tetapi LED tidak bisa nyala dengan maksimal. Bila menggunakan tegangan lebih dari 9 Volt, kemungkinan besar akan terjadi kerusakan pada LED karena arus yang berlebih.

Rangkaian Lampu Flip Flop Sederhana  4  LED

rangkaian lampu flop flop 4 led

Daftar Komponen Lampu Flip Flop 4 LED

  • Baterai :  9 Volt
  • Switch : 1 buah
  • LED : 4 buah
  • R1 dan R2 : 56k ꭥ
  • Q1 dan Q2 : FCS 9013 tipe NPN
  • C1 dan C2 : 10 µF

Prinsip Kerja Rangkaian Lampu Flip Flop 4 LED

  • LED akan menyala secara bergantian ketika arus pada kaki basis transistor berlogika 1 dan 0 dan juga bisa diartikan saat kaki basis pada kedua transistor tersebut mendapatkan arus dan tidak mendapatkan arus listrik. ( Arus yang mengalir pada kaki basis transistor adalah pertemuan arus yang dikeluarkan oleh resistor dan kapasitor )
  • Jika pada basis transistor pertama ( Q1) mendapatkan arus listrik maka Q1 akan menyalakan 2 buah LED yang menyambung dengan transistor pertama (Q1). Selanjutnya pada waktu yang bersamaan pula, basis transistor kedua (Q2) tidak mendapatkan arus sehingga transistor yang kedua (Q2) tidak dapat menyalakan 2 buah LED lainnya yang menyambung dengan transistor kedua.
  • Dan juga sebaliknya, bila basis transistor kedua (Q2) mendapatkan arus listrik maka 2 buah LED yang menyambung transistor kedua akan menyala. Sedangkan pada basis transistor pertama (Q1) yang tidak menerima arus listrik yang telah dikeluarkan oleh resistor dan kapasitor, maka 2 buah LED yang menyambung transistor pertama akan mati. Proses ini akan terus berulang sehingga lampu LED akan nampak seperti berkedip secara bergantian.
  • Rangkaian flip flop ini menggunakan komponen elektronika transistor tipe NPN bipolar jenis FCS9013 yang memiliki fungsi untuk menghidupkan dan mematikan LED. Sementara untuk LED, rangkaian ini terdapat 4 buah LED, bila ingin menambahkan jumlah LED lagi tetap bisa asalkan tegangan sumbernya harus ditambah dengan maksimall tegangan sumber 12 Volt DC.

Cara Merangkai Lampu Flip Flop 4 LED

  1. Persiapkan semua komponen-komponen dan peralatan lengkapmerakit lampu flop 4 led
  2. Pasang semua komponennya satu per satu pada PCBmemasang semua komponen
  • Sebaiknya komponen yang dipasang pertama kali adalah resistor yang nilainya 56K ꭥ. Mengapa resistor dulu ? karena pada komponen resistor memiliki bentuk fisik yang tidak menonjol seperti komponen yang lain, sehingga jika disoldier lebih stabil. Bila ingin memasang komponen lain dulu juga tidak masalah bial terbiasa.
  • Untuk pemasangan kapasitor ELCO, kaki yang berwarna putih adalah polaritas negatif (-), sementara untuk lampu LED kaki yang panjang adalah Katoda (polaritas +).
  1. Solder kaki kaki komponen pada PCB. Perhatikan sebelum mensolder kaki-kaki komponen, sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu dari karat, bisa menggunakan cutter dengan dikerik bisa juga amplas.solder kaki kakinya
  2. Rapikan kaki-kaki komponen yang sudah anda solder menggunakan tang potong atau gunting kuku bekas.
  3. Pasang kabel untuk dihubungkan dengan baterai, kabel warna merah adalah positif (+) dan hitam untuk negatif (-)sambungkan kabel
  4. Coba nyalakan

lampu flip flop

Catatan Penting

  • Dalam membuat dan merangkai komponen-komponennya selallu memperhatikan kaki-kaki transistor, dioda, LED, ataupun ELCO yang tidak boleh terbalik.
  • Perhatikan juga kutub positif dan negatifnya agar jangan sampai terbalik.

 

Bagaimana ? tidak rumit kan. Dengan membuat rangkaian lampu flip flop sendiri, anda bisa hemat biaya serta mendapatkan lampu flip flop sesuai dengan keinginan anda.

low pass filter adalah

Low Pass Filter (LPF) Adalah …

arga in elektro
  ·   3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *