Jenis dan Simbol Komponen Elektronika

Komponen elektronika merupakan elemen terkecil dalam sebuah rangkaian. Benda ini merupakan sebuah bentuk yang menjadi bagian pembantu dalam suatu rangkaian elektronika yang  bekerja sesuai dengan aturan dan kegunaannya. Mulai dengan alat yang menempel langsung pada papan rangkaian, mau itu berbentuk PCB, CCB, Protoboard serta Veroboard dengan sistem disolder. Dan setiap komponen elektronika disesuaikan dengan nilai serta fungsinya masing-masing.

Jenis dan Simbol Komponen Dasar Elektronika

Saat ini komponen elektronika sendiri beragam jenisnya dan masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Berikut adalah penjelasannya :

1. Kapasitor

komponen kapasitor

youtube.com

Komponen yang biasa disebut kondesator ini merupakan salah satu komponen elektronika pasif yang bisa menyimpan muatan listrik pada sementara waktu. Cara kerja komponen yang satu ini yaitu mengumpulkan ketidakseimbangan di dalam aliran listrik.

Salah satu fungsi dari konsedator atau kapasitor ini yaitu bisa memilih gelombang radio pada rangkaian Tuner, semacam perata arus pada rectifier dan filter pada Rangkaian Power Supply (Catu Daya). Nilai satuan dalam kapasitor adalah Farad (F).

Umumnya kapasitor dibagi menjadi 2 bagian yaitu kapasitor tetap dan kapasitor variabel.

  • Kapasitor Tetap adalah nilai variabel yang terdapat pada kapasitor bisa dirubah. Contohnya : Kapasitor Trimer dan Kapasitor Varco.
  • Kapasitor Variabel yaitu nilai variabel yang terkandung tetap dan tidak bisa diubah-ubah. Contohnya : Kapasitor Keramik, Kapasitor polyester dan lain lain.

Gambar dan Simbol Kapasitor

Gambar dan Simbol Kapasitor

audinaagustin.wordpress.com

2. Resistor

resistor

partslanka.com

Jenis komponen ini termasuk komponen pasif yang biasa disebut sebagai hambatan. Fungsinya untuk menghambat dan mengatur arus listrik dalam sebuah rangkaian elektronika. Nilai satuan dalam resistor adalah Ohm (Ω). Hambatan resistor juga bisa disebut dengan resistansi.

Nilai resistor dapat dengan mudah kita kenali dengan melihat kode, angka maupun warna yang ada pada badan resiston itu sendiri.

Umumnya resistor dibagi menjadi 4 bagian yaitu resistor tetap, resistor variabel, resistor suhu, dan resistor cahaya.

  • Resistor Tetap yang nilainya tidak bisa dirubah alias tetap
  • Resistor Variabel atau juga disebut dengan potensiometer yang nilainya bisa dirubah alias tidak tetap
  • Resistor suhu yang nilai bisa berubah mengikuti akan perubahan suhu.
  • Resistor cahaya yang nilainya sendiri dapat berubah sesuai dengan intensitas cahaya.

Gambar dan Simbol Resistor

gambar dan simbol resistor

3. Induktor

induktorSalah satu jenis komponen eletktronika pasif ini biasa disebut Coil atau Kumparan yang berfungsi sebagai pengatur frekuensi, filter dan alat kopel atau penyambung. Induktor biasa kita temukan pada peralatan atau rangkaian elektronika yang berhubungan dengan frekuensi Tuner pada pesawat Radio.

Nilai satuan dalam Induktor yaitu Henry (H). Ciri-ciri induktor yaitu biasanya terdapat lilitan yang berfungsi membantu menciptakan medan magnet. Umumnya induktor dibagi atas induktor tetap dan induktor tidak tetap atau coil variable.

Gambar dan Simbol Induktor

gambar dan simbol induktor

4. Dioda

diodaSalah satu komponen elektronika aktif ini berfungsi sebagai mengalirkan arus listrik yang searah, lain daripada itu juga bisa menghambat arus listrik dari arah yang berlawanan. Dioda terdiri dari dua komponen elektroda, antara lain Anoda dan Katoda.

Jenis dioda sendiri sangat banyak berdasarkan fungsinya :

  • Dioda biasa atau sering disebut penyearah yang terbuat dari bahan silikon dan berfungsi sebagai penyearah arus bolak balik (AC) ke arus searah (DC).
  • Dioda Zener berfungsi sebagai pengamanan suatu rangkaian setelah tegangan yang ditentukan oleh dioda zener itu sendiri. Tegangannya sering disebut dengan tegangan zener.
  • LED atau Dioda Emisi Cahaya yakni dioda yang memancarkan cahaya monokromatik.
  • Dioda Foto merupakan dioda yang sangat peka akan cahaya sehingga sering digunakan sebagai sensor.
  • Dioda Shockley adalah Dioda yang memiliki fungsi sebagai pengendali.
  • Dioda Laser, untuk jenis dioda ini bisa memancarkan cahaya laser.
  • Dioda Schottky yakni dioda yang memiliki tegangan rendah.
  • Dioda Varaktor adalah dioda yang memiliki sifat kapasitas tidak tentu dan berubah-ubah sesuai dengan tegangan yang diberikan.

Gambar dan Simbol Dioda

Gambar dan Simbol Dioda

5. Transistor

transistor

electronicdesign.com

Komponen elektronika aktif yang memiliki banyak bagian dalam, dan mempunyai 3 terminal. Transistor mempunyai banyak fungsi dan termasuk komponen yang berperan penting dalam dunia elektronika modern. Salah satu fungsi transistor adalah sebagai penguat arus, pemutus dan penghubung, stabilitasi tegangan, modulasi sinyal, dan sebagainya.

Transistor terbagi menjadi 3 terminal yakni basis (B), emitor (E), dan kolektor (K). Secara struktur transistor terdiri dari 2 tipe yaitu PNP dan NPN.

Beberapa komponen seperti UJT (Uni Junction Transistor), FET (Field Effect Transistor) dan MOSFET (Metal Oxide Semiconductor) juga termasuk keluarga dari transistor.

Gambar dan Simbol Transistor

gambar dan simbol transistor

6. IC (Integrated Circuit)

ic

irepairswireless.com

Salah satu komponen elektronika aktif ini terdiri dari berbagai kumpulan komponen hingga ribuan komponen elektronika yaitu transistor, resistor, dan komponen elektronika lainnya yang menjadi sebuah rangkaian elektronika yang berfungsi sebagai elektronika tertentu.

IC berukuran sangat kecil dan merupakan salah satu teknologi pengembangan dari komponen transistor.

IC dibentuk menjadi sebuah kemasan yang lengkap dan kecil disertai pin atau kaki sebagai fungsinya. Bentuk komponen elektronika ini juga beragam, mulai dengan persegi, bulat maupun persegi panjang serta jumlah kaki 4 , 8  hingga yang ratusan kaki atau terminal.

Umumnya, IC merupakan komponen elektronika yang biasa digunakan sebagai Otak dalam suatu peralatan elektronik, contohnya pada mikroprosesor. Fungsi IC juga beragam, bisa sebagai penguat, pengontrol, media penyimpanan, dan switching.

Untuk mengetahui tipe maupun spesifikasi lengkap dari sebuah IC, dapat dilihat dari datasheetnya yang telah dikeluarkan oleh perusahaan yang memproduksi IC tersebut.

Gambar dan Simbol IC

gambar dan simbol IC (Integrated Circuit)

7. Saklar atau Relay

Salah satu komponen elektronika ini berfungsi sebagai memutuskan dan menghubungkan arus listrik. Sistemnya bisa dibedakan atas dua kondisi yakni kondisi ON dan kondisi OFF.

Saklar pada rangkaian elektronika tidak jauh berbeda dengan saklar pada instalasi listrik rumah tangga. Pada saklar rangkaian elektronika memiliki banyak ragam, jenis dan bentuk yang sesuai dengan kebutuhan rangkaian elektronika tersebut.

Saklar pada rangkaian elektronika sering digunakan pada amplifier power supply dan lain lain.

Gambar dan Simbol Saklar

gambar dan simbol saklar

audinaagustin.wordpress.com

8. Transformator

winlab.de

Dalam artian sesungguhnya, transformator biasa disebut dengan trafo yang merupakan salah satu komponen elektronika aktif dengan 2 fungsi dasar sebagai menaikan tegangan (transormator step-up) dan menurunkan tangan.(step-down). Komponen ini beroperasi berdasarkan perubahan gaya medan listrik.

Pada rangkaian elektronika sendiri banyak digunakan transformator penurun tegangan sebagai power supply. Penggunaan power suplly ini sangat penting dan sangat diperlukan sebagai catuan utama.

Penutup

Delapan komponen elektronika di atas yang telah anda baca sangat penting untuk anda pahami. Keberadaannya sangat penting serta tidak akan lepas dari kegiatan anda dalam membuat sebuah rangkaian elektronika.

Komponen elektronika diatas juga selalu hadir dan tidak berubah dari waktu ke waktu.  Jika pun ada perubahan, kemungkinan besar fungsi dan prinsip kerjanya tidak akan jauh berbeda.

  • Add Your Comment