elektro

Pengertian Komponen Aktif dan Komponen Pasif

Seperti yang kita tahu bahwa elektronika mempunyai dua komponen aktif dan komponen pasif. Kedua komponen tersebut sangatlah penting pada perangkat elektronika dan...

Written by arga · 3 min read >
komponen aktif dan pasif

Seperti yang kita tahu bahwa elektronika mempunyai dua komponen aktif dan komponen pasif. Kedua komponen tersebut sangatlah penting pada perangkat elektronika dan menjadi sebuah gabungan yang tidak bisa dipisahkan. Mengapa? Karena dengan menggabungkan kedua komponen tersebut akan menjadikan suatu alat yang luar biasa. Apa saja sebenarnya komponen yang masuk dalam kategori komponen aktif dan komponen pasif ?

Pengertian Komponen Aktif dan Komponen Pasif

Komponen aktif dan pasif akan membentuk unsur materi yang dirancang dalam bentuk rangkaian yang memiliki fungsi masing-masing. Ada yang berfungsi sebagai pengatur arus dan tegangan, meratakan arus, menyekat arus, memperkuat arus sinyal dan lain sebagainya.

Dalam penggunaannya sendiri kedua komponen ini hampir selalu digunakan secara bersama-sama, kecuali dalam rangkaian-rangkaian pasif yang hanya menggunakan komponen-komponen pasif saja.

Kira-kira dari penjelasan singkat diatas apa anda sudah memahami apa itu komponen aktif dan komponen pasif? Serta apa saja fungsi dari kedua komponen elektronika tersebut? Nah, saya akan menjelaskannya disini.

Komponen Aktif

komponen aktiff elektronikaJenis komponen yang ada pada rangkaian elektronika ini membutuhkan sambungan arus listrik agar dapat beroperasi, arus listrik yang dipakai bisa itu AC bolak-balik atau DC searah. Dalam artian lain, komponen elektronika aktif ini hanya dapat bekerja jikalau mendapatkan sumber arus listrik dari luar atau eksternal.

Perangkat aktif mempunyai kemampuan sebagai pengontrol aliran elektron dan menjadikan tegangan untuk mengontrol arus atau arus lain untuk mengambil kendali. Perangkat yang dikendali tegangan berupa tabung hampa udara, mengontrol sinyal mereka sendiri, sedangkan perangkat yang dikendalikan arus berupa transistor sambungan bipolar yang memungkinkan satu arus untuk mengontrol yang lain.

Fungsi dari komponen aktif ini adalah sebagai rangkaian pada suatu perangkat yang ada, yang akan berperan dalam peningkatan daya aktif atau biasa disebut dengan tegangan listrik atau arus listrik.

Berikut adalah komponen elektronika yang digolongkan sebagai komponen aktif:

1. Dioda

komponen diodaDioda merupakan salahs satu komponen elektronika aktif yang digunakan sebagai penyama arah dari arus bolak-balik menjadi arus yang searah. Komponen aktif ini terdiri dari dua elektroda yakni Anoda dan Katoda. Komponen lain diantaranya serta tugas yang membedakannya adalah sebagai berikut:

  • Dioda Penyearah, yang terbuat dari silikon ini mempunyai tugas menjadi penyearah arus AC ke arus DC.
  • Dioda Zener, berperan sebagai pengaman pada sususnan arus yang berkaitan.
  • Dioda Emisi Cahaya, yaitu dioda yang dapat memancarkan sebuah cahaya monokromatik.
  • Dioda Foto, yaitu dioda yang dijadikan sensor sebab dioda ii gerak dengan pergerakan cahaya.
  • Dioda Shockley, yang berperan sebagai suatu pengendali.
  • Dioda Laser, yakni dioda yang dapat memancar cahaya laser.
  • Dioda Schottky, yaitu dioda yang mempunyai tegangan rendah.
  • Dioda Varaktor, yaitu dioda yang mempunyai sifat dari kapasitas yang dapat berganti tergantug pada tegangannya.

2. Transistor

transistorKomponen yang digunakan sebagai penguat dan switching atau pemutus dan penyambung, penstabilan sebuah arus yang ada. Transistor mempunyai 3 terminal, yakni basis, emitor, dan kolektor.

Fungsi dari salah satu komponen aktif ini adalah sebagai penguat amplifier, untuk menaikkan arus, dapat menahan sebagian arus yang mengalir, serta membangkitkan suatu frekuensi yang rendah ataupun yang tinggi.

Transistor termasuk dalam komponen yang aktif karena transistor harus mendapatkan tegangan maupun arus listrik pada ketiga elektrodanya, sehingga transistor dapat aktif.

3. IC atau Integrated Circuit

icKomponen ini juga membutuhkan arus listrik untuk dapat digunakan serta  memiliki bentuk yang beraneka ragam, mulai dari yang memiliki tiga kaki hingga ratusan.

Didalam IC juga terdapat beberapa campuran ratusan hingga jutaan transisotr, resistor, serta komponen yang lain. Fungsi dari komponen aktif ini diantaranya adalah sebagai penguat, pengendali hingga menjadi media penyimpanan.

Komponen Pasif

komponen pasif elektronikaKomponen Pasif merupakan komponen elektronika yang berbeda atau kebalikan dari komponen aktif, yang mana tidak  membutuhkan tegangan listrik maupun arus listrik untuk pengoperasiannya. Komponen pasif ini tidak bersifat menguatkan, menyearahkan dan mengubah bentuk energi ke bentuk energi lainnya.

Berikut adalah jenis-jenis komponen pasif yang sering digunakan pada rangkaian elektronika:

1. Resistor

resistorKomponen ini berfungsi sebagia penghambat arus listrik. Resistor biasanya dikenal sebagai hambatan. Pada rangkaian elektronika, resistor sering digunakan sebagai pembagi tegangan untuk mendapatkan nilai tegangan atau arus tertentu. Nilai pada resistor ini dilambangakan dengan kode angka atau gelang warna yang terletak pada bagian badan dari komponen tersebut.

Berikut adalah beberapa jenis dari resistor:

  • Resistor dengan nilai tetap
  • Resistor dengan nilai yang bisa diatur
  • Resistor dengan nilai yang bisa diubah sesuai dengan intensitas cahaya
  • Resistor dengan nilai yang bisa diubah sesuai dengan perubahan suhu.

2. Kapasitor

komponen kapasitorKomponen ini dapat menyimpan daya atau arus listrik untuk sementara waktu. Fungsi dari kapasitor adalah memilih gelombang radio sebagai pemerata arus listrik serta penyaring pada susunan daya.

Berikut adalah beberapa jenis kapasitor:

  • Kapasitor dengan nilai tetap dan tidak berpola
  • Kapasitor yang mempunyai nilai tetap, namun ada pola yang positif atau negatif
  • Kapasitor dengan nilai yang bisa diatur

3. Induktor

komponen induktorSalah satu komponen pasif ini berperan sebagai pengatur frekuensi, penyaring dan penyambung. Prinsip kerja induktor adalah memanfaatkan medan magnet antara lilitan dari kawa tembaga yang dilapisi osilator. Biasanya kawat yang dipakai untuk kumparan induktor adalah kawat email. Induktor juga mempunyai dua jenis sebagai berikut:

  • Induktor tetap dengan nilai yang tak dapat diubah
  • Induktor variabel dengan nilai yang bisa diatur

4. Transformator

transformatorTransformator atau yang disebut dengan trafo ini merupakan salah satu komponen elektronika yang digunakan untuk menurunkan atau menaikkan tegangan listrik.

Transformator termasuk komponen pasif karena pada komponen ini tidak harus mendapatkan arus listrik eksternal untuk dapat bekerja. Trafo menggunakan sumber arus sebagian masukannnya dan hanya mengubah arus listrik dengan nilai tertentu menjadi arus listrik dengan nilai tertentu.

5. Saklar

saklarSaklar ialah komponen elektronika yang terdiri dari dua bilah logam yanng menempel pada sebuah rangkaian dan dapat terhubung maupun tidak sesuai dengan keadaan sambung (on) atau putus (off0 dalam rangkaian tersebut.

Bahan material pada kontak sambungan haruslah bahan yang baik dan tahan terhadap korosi, yaitu minimal disepuh dengan logam anti korosi dan anti karat.

Komponen Penunjang

Selain komponen aktif dan komponen pasif, ada juga komponen komponen penunjang. Komponen penunjang adalah komponen yang berfungsi sebagai pelengkapo suatu rangkaian elektronika yang umumnya tidak harus ada di dalamnya.

Beberapa komponen pendukung dalam elektonika diantaranya :

1. Konektor

konektorKonektor merupakan sebuah komponen yang memiliki fungsi untuk mengkoneksikan antara perangkat satu dengan perangkat lain. Konektor banyak dijumpai di Laptop, TV, UDB, dan sebagainya.

2. Resonator

Resonator merupakan suatu komponen elektronika yang berfungsi untuk menghasilkan denyut atau detak pada komponen elektronika yang memerlukan detak Clock. Resonator tidak jauh berbeda dengan komponen Crystal, hanya saja pada resonator memiliki 3 kaki pin dan komponen ini sering disebut sebagai Crystal 3 pin.

Prinsip kerja resonator dalam memancarkan frekuensi juga sama dengan Crystal yaknik pada badan resonator. Kelebihan dari komponen ini adalah rangkaian menjadi lebih ringkas.

3. PCB

PCB atau Printed Circuit Board adalah komponen elektronika yang berbentuk papan sirkuit memiliki lapisan berbahan tembaga pada bagian sebelahnya dan pada umumnya berfungsi sebagai tempat atau wadah komponen lain. Komponen ini juga memiliki beragam type.

4. Dan sebagainya

Demikianlah komponen komponen yang termasuk dalam komponen pasif maupun komponen aktif dalam ilmu elektronika. Semoga dengan informasi di atas akan memudahkan anda dalam membedakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *