Jenis Jenis Mikrokontroler Yang Paling Umum Digunakan

Jenis-jenis Mikrokontroler –  Mikrokontroler yang telah beredar di pasaran beragam dan bermacam-macam. Masing-masing jenis mikrokontroler ini memiliki spesifikasi dan penggunaan yang berbeda. Dari sekian banyaknya macam-macam mikrokontroler tersebut, ada beberapa yang paling banyak dan sering digunakan dalam berbagai kebutuhan seperti untuk pendidikan, penelitian atau industri. Untuk itu, berikut  adalah ulasan lengkap jenis-jenis mikrokontroler yang wajib anda ketahui.

Jenis Jenis Mikrokontroler

Sebelum mengenal jenis-jenis mikrokontroler yang umum anda harus tahu terlebih dahulu klasifikasi mikrokontroler berdasarkan teknis atau arsitekturnya. Pembagian ini didasarkan terhadap kompleksitas intruksi-intruksi yang diaplikasikan ada mikrokontroler tersebut. Klasifikasi mikrokontroler dari teknis atau arsitektur ada 2, yaitu :

1. CICS (Complex Instruction Set Computing)

CICS memiliki jumlah instruksi yang lebih banyak dan lengkap namun fasilitas internal yang dimiliki minimal dan sederhana (Seri AT89 dengan 255 instruksi). Program assembly pada CICS juga menjadi sangat sederhana karena telah terdapat intruksi yang kompleks.

2. RICS (Reduce Instruction Set Computing)

Kebalikan dari CICS, RICS memiliki jumlah instruksi yang minim dan terbatas namun dengan fasilitas internal yang cukup banyak (Seri PIC16F dengan 30 lebih instruksi). Program assembly yang terdapat pada RICS juga luga lebih komplek karena merupakan intruksi dasar yang umumnya hanya membutuhkan 1 siklus mesin untuk menjalankannya.

Jenis – Jenis Mikrokontroler yang Umum digunakan

Berikut adalah macam-macam mikrokontroler yang sering digunakan secara umum, antara lain :

1. Mikrokontroler AVR

jenis mikrokontroler avr

Mikrokontroler ALV  and Vegard’s Risc prosessor atau yang sering dinamakan dengan AVR merupakan jenis mikrokontroler  RISC 8 bit. Karena merupakan termasuk RISC, maka hampir semua kode instruksinya dikemas dalam satu siklus clock. AVR merupakan jenis mikrokontroler yang paling banyak digunakan dalam bidang elektronika dan instrumentasi.

Mikrokontroler ini adalah salah satu jenis arsitektur mikrokontroler yang menjadi andalan Atmel. Arsitektur ini didesain dengan berbagai kelebihan dan penyempurnaan dari arsitektur mikrokontroler-mikrokontroler yang telah ada.

Berbagai macam seri mikrokontroler AVR telah diproduksi oleh Atmel dan dipasarkan ke seluruh dunia sebagai mikrokontroler yang bersifat low cost dan high performance.  Di Indonesia sendiri, mikrokontroler AVR banyak digunakan karena fitur-fiturnya terbilang lengkap, mudah didapatkan dan harganya yang terjangkau.

Tipe Mikrokontoler AVR

Umumnya, mikrokontroler AVR terbagi menjadi 4 kelas yakni keluarga ATTiny, keluarga AT90Sxx, keluarga ATMegadan AT86RFxx. Adapun yang membedakan masing-masing kelas tersebut antara lain memori, peripheral, dan fungsinya.

Berikut ini adalah tabel beberapa seri mikrokontroler AVR buatan Atmel beserta dengan fitur dan fungsinya.

mikrokontroler avr

Keterangan :

  • Flash merupakan jenis ROM (Read Only Memory) yang diisi dengan sebuah program hasil buatan manusia dan harus dijalankan oleh mikrokontroler.
  • RAM (Random Acces Memory) merupakan memori yang berfungsi sebagai penyimpanan data sementara dan pengolahan data ketika program sedang dijalankan.
  • EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) merupakan memori yang bekerja sebagai penyimpanan data secara permanen oleh program yang sedang dijalankan.
  • Port I/O merupakan pin atau kaki untuk jalur input dan output sinyal sebagai hasil keluaran atau masukan bagi program.
  • Timer merupakan sebuah modul dalam hardware yang bekerja untuk menghitung waktu atau pulsa.
  • UART (Universal Asynchronus Receive Transmit) merupakan sebuah jalur komunikasi data khusus secara serial Asynchronus.
  • PWM (Pulse Width Modulation) merupakan sebuah fitur untuk membuat modulasi pulsa
  • ADC (Analog to Digital Converter) merupakan sebuah fitur yang mampu menerima sinyal analog dalam range tertentu untuk kemudian dikonversi menjadi suatu nilai digital dalam range tertentu.
  • SPI (Serial Peripheral Interface) merupakan sebuah jalur komunikasi data khusus secara serial Asynchronus.
  • ISP (In System Programming) merupakan kemampuan khusus mikrokontroler untuk dapat diprogram secara langsung dalam sistem rangkaiannya dengan memerlukan jumlah pin minimal.

Arsitektur Mikrokontroler AVR

Mikrokontroler AVR telah menerapkan konsep arsitektur Harvard yang memisahkan antara memori dan bus untuk data dan program serta menggunakan single level pipelining. Tak hanya itu saja, AVR juga menerapkan RISC sehingga instruksi dapat dijalankan secara sangat cepat dan efisien.

2. Mikrokontroler MCS 51

jenis mikrokontroler mcs 51

Mikrokontroler jenis ini termasuk dalam keluarga CISC yang mana hampir semua instruksinya dijalankan dalam 12 siklus clock.

Mikrokontroler jenis ini menggunakan arsitektur Harvard dan pada awalnya MCS51 didesain untuk aplikasi mikrokontroler chip tunggal. Namun demikian mode perluasan mengizinkan sebuah ROM luar 64 kb dan RAM luar 64 kb diberikan alamat dengan cara jalur pemilihan chip yang terpisah untuk akses program dan memori data.

Salah satu kelebihan dari mikrokontroler 8051 adalah pemasukan sebuah mesin pemroses boolean yang mana mengijinkan operasi logika boolean tingkat bit dapat dilakukan secara langsung dan efisien dalam register Internal dan RAM. Untuk itu MSC51 digunakan dalam desain awal sebuah PLC.

MCS51 produksi Atmel terdiri dari 2 versi, yaitu versi 20 kaki dan versi 40 kaki. Semua jenis mikrokontroler MCS51 tersebut dilengkapi dengan Flash PEROM (Programmable Eraseable Read Only Memory) sebagai media memori program dan susunan kaki IC-IC tersebut sama pada tiap versinya.

Perbedaan dari kedua versi mikrokontroler tersebut ada pada kapasitas memori-program, memori data dan jumlah pewaktu 16 bit.

mikrokontroler mcs 51

3. Mikrokontroler PIC

jenis mikrokontroler pic

Pada awalnya, PIC merupakan singkatan dari Programmable Interface Controller, namun dengan seiring dengan perkembangannya berubah menjadi Programmable Intelligent Computer.

PIC termasuk jenis mikrokontroler tipe RISC dan menggunakan arstitektur Harvard yang dibuat oleh Microchip Technology. Awal mulanya dikembangkan oleh Divisi Mikroelektronik General Instrument dengan nama PIC1640.

Mikrokontroler PIC merupakan rangkaian tunggal yang berukuran kecil dan berisi memori pengolahan nit, jam dan Input/Ouput dalam satu unit. PIC juga dapat dibeli secara kosongan untuk kemudian diberikan program dengan program kontrol tertentu.

Mikrokontroler jenis ini cukup populer oleh para developer dan para penghbi ngoprek karena biayanya yang cukup terjangkau, ketersediaan dan penggunaan yang luas, database aplikasi yang besar, serta pemrograman melalui hubungan port serial yang terdapat pada komputer.

4. Mikrokontroler ARM

jenis mikrokontroler arm

Mkrokontroler ARM adalah sebuah prosesor dengan arsitektur set instruksi 32bit keluarga RISC yang dikembangkan oleh ARM Holdings. ARM atau Advanced RISC Machine sebelumnya lebih dikenal dengan Acorn RISC Machine.

Awalnya ARM Prosessor dikembangkan oleh PC (Personal  Computer) oleh Acorn Computers, namun dengan dominasi Intel X86 Proses Microsoft di IBM PC kompatibel menyebabkan Acorn Computer harus gulung tikar.

  • Add Your Comment