elektro

Gerbang Logika Dasar : Pengertian, Fungsi dan Jenisnya

Gerbang logika merupakan salah satu elemen yang berperan penting dalam sebuah rangkaian digital. Sehingga elemen ini wajib ada di setiap perancangan sebuah...

Written by arga · 3 min read >
gerbang logika dasar

Gerbang logika merupakan salah satu elemen yang berperan penting dalam sebuah rangkaian digital. Sehingga elemen ini wajib ada di setiap perancangan sebuah rangkaian elektronika digital. Lantas apa pengertian gerbang logika dasar secara lengkap ? dan bagaimana cara kerja serta fungsi gerbang logika pada rangkaian elektronika digital ?

Pengertian Gerbang Logika

Gerbang logika atau logic gate adalah sebuah piranti dalam elektronika sebagai dasar pembentuk  sistem elektronika digital yang berfungsi untuk mengolah Input (data masukan) menjadi sebuah sinyal Output (data keluaran) agar nantinya dapat diolah lagi pada proses berikutnya.

Sinyal input yang diolah oleh gerbang logika yaitu berupa bilangan biner, dimana hanya memiliki 2 kode simbol yakni 0 dan 1 dengan menggunakan Teori Matematika Boolean.

Gerbang logika yang diaplikasikan pada sebuah sistem elektronika dasar pada dasarnya dibentuk dari rangkaian sederhana yang terdiri dari komponen-komponen elektronika seperti IC (Integrated Circuit), Dioda, Transistor, Relay, dan Optik.

Fungsi dan Cara Kerja Gerbang Logika

fungsi dan cara kerja gerbang logika

Pada dasarnya, fungsi dari gerbang logika yaitu untuk membentuk rangkaian elektronika dasar yang terintegrasi, yang memproses sinyal input yang berupa bilangan biner dengan sinyal outputnya yang berupa bilangan 1 atau 0 atau yang biasa disebut True atau False.

Sebelum mempelajari bagaimana cara kerja gerbang logika, wajib mengetahui jenis-jenis gerbang logika dasar terlebih dahulu.

Pada umumnya terdapat 7 jenis gerbang logika yang berguna dalam membentuk sebuah rangkaian sistem elektronika digital , 3 diantaranya merupakan gerbang logika dasar yaitu AND, OR, NOT, sedangkan 4 gerbang lainnya merupakan turunan gerbang logika dasar yaitu NOR, XOR, XNOR, NAND.

Masing-masing jenis gerbang logika di atas (gerbang logika dasar maupun turunan) memiliki tabel kebenaran yang berbeda.

Tabel Kebenaran atau Truth Tabel merupakan tabel yang berisikan kombinasi-kombinasi Variabel Nilai Input (Masukan) yang menghasilkan Nilai Output (keluaran) logis. Sehingga fungsi dari tabel kebenaran ini adalah sebagai acuan untuk menganalisa nilai kebenaran dalam menentukan sinyal output dari sebuah rangkaian gerbang logika.

Variabel Input dan Output pada gerbang logika hanya memiliki 2 level atau keadaan. 2 level atau keadaan ini dapat dilambangkan sebagai berikut :

  • 1 dan 0
  • High (Tinggi) dan Low (Rendah)
  • True (Benar) dan False (Salah)
  • On (Hidup)  dan Off (Mati)

Salah satu contoh penerapan gerbang logika dalam rangkaian elektronika yaitu menggunakan Transistor TTL (Transistor- transistor Logic), dimana bila keadaan 0 V pada rangkaian maka diasumsikan sebagai “LOW”, dan pada keadaan 5 V pada rangkaian diasumsikan sebagai “HIGH”.

Jenis – Jenis Gerbang Logika

Berikut ini adalah jenis jenis gerbang logika dasar dengan erbang turunannnya yang biasanya digunakan untuk membentuk sistem elektronik digital.

1.Gerbang AND (AND Gate)

gerbang logika and

Gerbang “AND” merupakan jenis gerbang logika dasar yang memiliki 2 variabel Input (Masukan) dan menghasilkan 1 Output (Keluaran).  Gerbang AND akan menghasilkan Output (Keluaran) bernilai logika 1 apabila semua variabel Input (Masukan) bernilai logika 1. Dan akan menghasilkan nilai Output (Keluaran) 0 apabila salah satu variabel Input bernilai 0.

Simbol yang menyatakan operasi gerbang logika AND adalah tanda titik (.) atau juga bisa dengan tanpa titik, seperti  Z = X.Y   atau    Z = XY.

2. Gerbang OR (OR Gate)

gerbang logika or

Sama dengan gerbang “AND”, gerbang “OR” adalah jenis gerbang logika dasar yang juga memiliki 2 variabel Input (Masukan) untuk menghasilkan 1 Output (Keluaran). Namun pada gerbang OR akan menghasilkan Nilai Output (Keluaran) 1 apabila salah satu Input (Masukan) bernilai logika 1. Dan akan menghasilkan Nilai Ouput (Keluaran) 0 apabila semua variabel Input (Masukan) bernilai logika 0.

Simbol yang menyatakan operasi gerbang logika OR adalah tanda plus (+), contohnya seperti  Z =  X + Y.

3. Gerbang NOT (NOT Gate)

gerbang logika not

Gerbang NOT atau Inverter (Gerbang Pembalik) adalah jenis gerbang logika dasar yang hanya memiliki 1 variabel Input (Masukan) dan menghasilkan 1 Output (Keluaran).

Gerbang ini sering dinamakan dengan Inverter (Gerbang Pembalik) karena pada gerbang jenis ini akan menghasilkan nilai Output yang berlawanan dengan nilai Input. Artinya Gerbang NOT akan menghasilkan nilai Output (Keluaran) logika 1 apabila variabel Input (Masukan) bernilai logika 0, dan sebaliknya , akan menghasilkan nilai Output 0 bila nilai Input logika 1.

Simbol yang menyatakan operasi gerbang logika NOT adalah tanda minus (-) di atas variabel Inputnya.

4. Gerbang NAND (NAND Gate)

gerbang logika nand

Gerbang NAND adalah jenis gerbang logika yang merupakan kombinasi dari gerbang AND dan gerbang NOT. Jenis gerbang ini akan menghasilkan nilai Output (Keluaran) logika 0 apabila semua variabel Input (Masukan) bernilai 1, dan akan menghasilkan nilai Ouput (Keluaran) logika 1 apabila salah satu atau semua variabel Input (Masukan) bernilai 0.

Sehingga sederhananya, Nilai Output pada gerbang NAND merupakan kebalikan dari nilai Output gerbang AND.

5. Gerbang NOR (NOR Gate)

gerbang logika nor

Gerbang NOR merupakan jenis gerbang pengembangan dari kombinasi gerbang OR dan gerbang NOT yang memiliki prinsip kerja sama seperti kedua gerbang tersebut. pada gerbang NOR juga terdapat 2 variabel Input (Masukan) dan 2 Output (Keluaran).

Gerbang NOR akan menghasilkan nila Output (Keluaran) logika 0 apabila salah satu dari variabl Input (Masukan) bernilai logika 1, dan akan menghasilkan nilai Output (Keluaran) logika 1 bila semua variabel Input (Masukan) bernilai logika 0.

Sehingga secara singkat, Nilai Output pada gerbang NOR merupakan kebalikan dari nilai Output gerbang OR.

6. Gerbang X-OR (X-OR Gate)

gerbang logika x or

X-OR merupakan singkatan dari Exclusive OR yang juga memiliki 2 variabel Input (Masukan) dan 1 Ouput (Keluaran) logika. Gerbang X-OR akan menghasilkan nilai Output (Keluaran) logika 0 apabila 2 variabel Input (Masukan) bernilai logika sama, dan akan menghasilkan nilai Output (Keluaran) logika 1 jika kedua variabel Input (Masukan) bernilai logika berbeda.

7. Gerbang X-NOR (X-NOR Gate)

gerbang logika x nor

Gerbang X-NOR adalah singkatan dari Exclusive-NOR dan merupakan gabungan dari gerbang X-OR dan gerbang NOT. Gerbang jenis ini juga terdapat 2 variabel Input (Masukan) dan 1 nilai Output (Keluaran).

Gerbang X-NOR akan menghasilkan nilai Output (Keluaran) logika 1 apabila semua variabel Input (Masukan) bernilai logika yang sama, dan sebaliknya akan menghasilkan nilai Output (Keluaran) logika 0 jika semua variabel Input (Masukan) bernilai logika berbeda.

Sehingga dapat dikatakan, nilai output gerbang X-NOR merupakan kebalikan dari nilai Output gerbang X-OR (Exclusive OR).

low pass filter adalah

Low Pass Filter (LPF) Adalah …

arga in elektro
  ·   3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *