Fungsi Elco (Elektrolit Condensator) Pada Rangkaian Elektronik

Fungsi dari komponen Elco atau Elektrolit Condensator ini sangat banyak sekali. Elco merupakan salah satu jenis kapasitor yang termasuk komponen elektronika pasif dan memiliki peran penting dalam berbagai rangkaian elektronika, baik yang sederhana maupun yang paling rumit. Bagaimana fungsi elco pada beberapa rangkaian seperti power supply dan speaker ?

Pengertian Elco ( Elektrolit Condensator)

Elco adalah kapasitor yang bahan isolatornya terbuat dari elektrolit dan berbentuk tabung atau silinder. Kapasitor jenis ini memanfaatkan cairan elektrolit sebagai media untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan yang lebih besar.

Selain itu, Elco atau Elektrolit Condensator juga merupakan salah satu jenis kapasitor yang memiliki dua kutub pada kaki-kakinya yaitu kaki negatif (-) dan kaki positif (+).   Kapasitor jenis ini juga sering disebut dengan kapasitor polar.

Mengapa disebut kapasitor polar ?

Karena pada kapasitor jenis polar memiliki dua kutub yang berlainan pada setiap kakinya, sehingga didalam pemasangannya komponen ini tidak boleh terbalik maupun salah. Apabila melakukan kesalahan dalam pemasangan, maka akan mengakibatkan kerusakan pada keseluruhan komponen sistem dari condensator.

Nilai kapasitor Elco umumnya berkisar dari 0,47 µF hingga ribuan microfarad (µF) dengan satuan kapasitasnya Farad.

Konversi satuan Farad sebagai berikut :

1 Farad                 = 1.000.000 µF  (mikro Farad)

1 µF                        = 1.000   (nano Farad)

1 µF                        = 1.000.000  (piko Farad)

1nF                         = 1.000 pF   (piko Farad)

Elco sering digunakan dalam beberapa rangkaian elektronika, seperti Power Supply, Speaker, TV dan masih banyak lagi.

Biasanya setiap elco memiliki tegangan masing-masing yang tidak sama. Umumnya batasan tegangan maksimalnya nilai kapasitansi serta terminal negatifnya sudah tertulis secara jelas pada bagian body elco. Apabila jumlah tegangan yang mengalir menuju Elco lebih besar dari batas tegangan yang telah ditentukan, maka kemungkinan besar elco akan mengalami kerusakan.

Sehingga sangat disarankan sekali agar lebih memperhatikan dalam hal penggunaan komponen elco ini, baik dari segi pemasangan maupun kemampuan tegangannya. Tegangan kerja pada komponen elco umumnya dinyatakan salam satuan volt.

Misalnya :

Terdapat sebuah elco yang mempunyai kapasitas 4700 µF / 25 V, yang artinya kapasitas muatan pada elco ini maksimal sebesar 4700 µF dan memiliki batas tegangan maksimal sebesar 25V.  Apabila tegangan yang mengalir pada elco lebih besar dari 25V, maka Elco tersebut akan mengalami short atau rusak.

Untuk mengatasinya, sebaiknya gunakan elco yang memiliki kapastias lebih besar dari tegangan  masuk 25V.

Contoh :

Apabila tegangan masuk pada Elco sebesar 5V maka bisa menggunakan Elco dengan kapasitas 12 V. Dan jika tegangan masuk 12 V maka lebih baik gunakan Elco dengan kapasitas sebesar 25V. Begitu seterusnya untuk mengantisipasi daya yang masuk tiba-tiba melonjak  naik.

Simbol Elco

simbol elco

Fungsi Elco ( Elektrolit Condensator)

fungsi elco

Fungsi utama dari elco biasanya sebagai penyimpan arus listrik searah (DC). Namun demikian, elco memiliki banyak fungsi yang banyak dan beragam pada berbagai perangkat elektronika , antara lain :

  1. Fungsi elco sebagai filter atau penyaring yang sempurna. Fungsi sebagai filter sering digunakan pada sistem radio, televisi, amplifier dan sebagainya. Misalnya filter yang digunakan pada radio, untuk menyaring atau menghambat gangguan-gangguan yang timbul dari luar.
  2. Sebagai penghubung atau kopling. Fungsi ini sering ditemui pada amplifier untuk menyambungkan amplifier tingkat rendah ke amplifier tingkat tinggi.
  3. Menghemat daya listrik, disini elco berfungsi sebagai lampu neon yang mampu mengolah energi menjadi cahaya sehingga dapat menghemat daya listrik.
  4. Sebagai pembangkit frekuensi pada antena.
  5. Mencegah terjadinya lonjakan listrik, yang dapat mengakibatkan terputusnya arus listrik.
  6. Sebagai Penyimpan tegangan listrik sementara.

Fungsi Elco pada Power Supply

fungsi elco pada power supply

Biasanya setiap rangkaian atau blok pada power supply yang sering ditemukan terdapat elco yang memiliki ukuran dan fisik lebih besar dari elco pada rangkaian driver atau osilatornya.

Fungsi elco induk pada power supply ini yaitu sebagai alat untuk menstabilkan dan meratakan arus dan tegangan yang dialirkan ke beban rangkaian. Umumnya banyak digunakan untuk rangkaian-rangkaian yang membutuhkan kestabilan tegangan dan arus yang berbeda-beda, misalnya rangkaian stabilizer pada rangkaian micro controller/osilator.

Fungsi Elco pada Speaker

fungsi elco pada speaker

Fungsi Elco pada speaker tidak jauh berbeda dengan amplifier, radio, hingga televisi, dimana sangat penting untuk membuat speaker bisa tahan lama dan tidak mudah rusak. Tepatnya yaitu berfungsi untuk menyaring suara dan memotong frekuensi  rendah atau nada bass agar tidak masuk ke tweeter karena tweeter akan mudah rusak dan mati jika terdapat frekuensi rendah atau nada bass.

Dengan adanya Elco, maka suara dari speaker akan lebih berkualitas dan jernih. Suara bass yang mulanya tidak jernih dan bahkan tidak mampu terdengar, akan dapat didengar dengan cukup baik setelah memakai elco.

Faktor – faktor yang mempengaruhi terjadinya kerusakan elco :

  • Umur pemakaian, elco yang sudah digunakan dengan waktu yang terlalu lama biasanya menjadi kering dan tidak mampu berfungsi secara normal.
  • Panas yang berlebihan, pembuangan panas yang tidak maksimal pada perangkat elektronika akan mengakibatkan elco cepat kering dan rusak.
  • Tegangan lonjakan, adanya tegangan yang berlebihan dari batas tegangan maksimal pada elco yang dapat mengakibatkan elco meledak.
  • Elco keropos, pin kaki elco yang sudah berkarat atau keropos menimbulkan terjadinya kerusakan komponen tersebut.

Cara Mengukur Elco

cara mengukur elco

Seperti halnya dengan komponen elektronik lain, elco juga sangat berpotensi terhadap berbagai macam kerusakan. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui kondisi elco, apakah elco masih dalam kondisi bagus dan layak untuk digunakan atau tidak.

Biasanya elco yang telah rusak, bisa dilihat dari kondisi fisiknya yakni sedikit menggembung atau bahkan jebol. Tapi tidak sedikit juga elco dengan kondisi fisik yang masih sangat bagus namun ternyata sudah rusak dan tidak bisa dipakai.

Kita dapat melakukan pengukuran dan pemerikasaan elco menggunakan alat avometer atau multimeter analog.

1. Atur posisi selektor Multimeter / Avometer pada posisi Ohm yang sesuai dengan kapasitansi yang telah tertera pada elco

  • Selector x10K untuk mengukur kapasitansi elco 0,1 µF sampai 1 µF
  • Selector x1K untuk mengukur kapasitansi elco 1 µF sampai 100 µF
  • Selector x10 untuk mengukur kapasitansi elco 100 µF sampai 10.000 µF
  • Selector x1K untuk mengukur kapasitansi elco 10.0000 µF

2. Hubungkan probe merah (positif) avometer dengan kaki positif Elco, dan probe hitam (negatif) dengan kaki negatif elco.

3. Lihat hasil avometer

  • Kapasitor Baik                : Jarum bergerak ke arah kanan dan menunjukkan skala tertentuy kemudian secara perlahan kembali ke titik nol
  • Kapasitor Bocor              : Jarum bergerak pada skala penuh dan tidak akan turun
  • Kapasitor Rusak              : Jarum tidak bergerak dan tidak menunjukkan skala tertentu sama sekali
  • Add Your Comment