Pengertian dan Fungsi Adaptor

Kita semua mengenali bagaimana bentuk dan penggunaan dari sebuah adaptor. Namun masih banyak orang yang belum paham apakah fungsi dari sebuah adaptor itu sebenarnya. Bahkan tidak sedikit yang masih bingung membedakan antara charger dan power adaptor. Mengetahui cara kerja dan fungsi adaptor terhadap beberapa perangkat elektronika merupakan hal yang penting, agar anda mampu membedakan adaptor dan charger.

Pengertian Adaptor

Adaptor merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk mengubah tegangan AC (Bolak Balik) yang tinggi menjadi tegangan DC (Searah) yang lebih rendah.

Pada prinsipnya adaptor merupakan sebuah power supply atau catu daya yang telah disesuaikan voltasenya dengan peralatan elektronik yang akan disupplynya. Sebuah alat yang beroperasi pada voltase 12V (Volt) maka harus memiliki sebuah adaptor yang bertugas untuk mengubah votlase 220 VAC dari PLN menjadi 12VDC.

Tanpa kehadiran adaptor, maka perangkat elektronika tersebut akan mengalami kerusakkan karena tidak mampu beradaptasi akan voltse yang terlalu tinggi dalam bentuk AC (Bolak Balik).

Fungsi dan Penggunaan Adaptor

Fungsi utama sebuah adaptor yakni mengubah arus AC menjadi DC dengan besar tegangan tertentu yang sesuai dengan kebutuhan beban atau peralatan listrik.

Selain itu, fungsi lain dari sebuah adaptor ialah sebagai alat untuk menyambungkan sumber tegangan DC atau juga menjadi sebuah alternatif pengganti dari tegangan DC seperti baterai dan aki.

Adaptor banyak digunakan sebagai power supply atau catu daya dalam beberapa peralatan elektronika seperti amplifier, radio, Televisi dan beberapa perangkat elektronik lainnya. Selain adaptor dipasang langsung pada peralatan elektronik ada juga yang dirangkai sendiri secara terpisah.

Untuk adaptor yang terpisah dari peralatan elektronik merupakan adaptor yang bersifat universal dimana pada tegangan outputnya dapat diatur manual sesuai dengan kebutuhan, misalnya 3 Volt, 4,5 Volt, 6 Volt, 9 Volt dan seterusnya. Namun ada juga adaptor terpisah yang juga menyediakan tegangan tertentu dan diaplikasikan untuk rangkaian elektronika tertentu seperti adaptor laptop atau adaptor monitor.

Skema Rangkaian Adaptor Sederhana

rangkaian adaptor sederhana

Perbedaan Antara Charger dan Adaptor

charger

Charger merupakan alat yang pada padasrnya juga berfungsi sebagai converter AC ke DC dengan tegangan output yang relatif kecil. Penggunaan charger diantaranya seperti pada handphone, camera, tablet dan masih banyak lagi.

Charger juga berfungsi untuk mengisi dan menyimpan listrik DC dengan tegangan konstan / tetap dan frekuensi yang statis ke dalam media penyimpanan seperti aki, baterai atau kapasitor.

adaptor laptop

Sedangkan adaptor merupakan alat yang mampu mengkonversi power dan mengalirkannya ke dalam peralatan elektronika agar peralatan tersebut dapat bekerja secara optimal. Tegangan output pada adaptor sangat bervariatif mulai dari 3V, 5V, 9V, 12 V dan seterusnya.

Selain tegangan, output dari sebuah adaptor juga dapat diatur menjadi AC atau DC. Perangkat adaptor banyak digunakan pada walkman, laptop, printer dan sebagainya sebagai pensupply daya. Untuk perangkat laptop, adaptor sering disebut sebagai charger.

Sederhananya , charger merupakan alat yang berfungsi untuk mengisi dan menyimpan muatan listrik terhadap catu daya (baterai / aki) untuk mengalirkannya ke perangkat elektronik. Sementara adaptor merupakan alat yang berfungsi mensupply daya langsung ke perangkat elektronik tersebut.

Bagian – Bagian Adaptor

Bagian – bagian yang secara umum terdapat pada sebuah adaptor antara lain :

  1. Trafo ( Transformator)

Trafo atau transformator berfungsi untuk menurunkan atau menaikkan tegangan AC sesuai dengan kebutuhan beban listrik. Pada umumnya trafo dibagi menjadi 2 jenis, yakni trafo step up dan trafo step down. Pada sebuah adaptor, jenis trafo yang digunakan adalah trafo step down atau trafo penurun tegangan.

  1. Rectifier (Penyearah)

Rectifier di sini berfungsi untuk menyearahkan tegangan yang dihasilkan oleh trafo. Tegangan yang telah diturunkan oleh transformator masih memiliki arus bolak balik (AC), untuk itu harus disearahkan terlebih dahulu agar rangkaian elektronika dapat beroperasi.

Bagian yang berfungsi untuk menyearahkan arus AC menjadi arus DC dinamakan dengan rectifier (penyearah gelombang). Rangkaian rectifier umumnya terdiri dari beberapa komponen dioda.

  1. Filter (Penyaring)

Filter merupakan bagian dari adaptor yang berperan untuk menyaring atau meratakan sinyal arus yang berasal dari rectifier atau penyerah. Filter ini terdiri dari beberapa komponen kapasitor jenis ELCO atau Elektrolit.

  1. Voltage Regulator

Sebuah trafo sebenarnya dapat beroperasi tanpa adanya voltage regulator, akan tetapi tegangan yang dihasilkan tidak akan stabil.

Regulator atau pengatur tegangan memiliki peran penting dalam adaptor yakni menstabilkan tegangan dan arus DC yang tetap dan stabil sehingga tegangan output tidak dipengaruhi oleh suhu, arus beban dan juga tegangan input yang berasal dari output filter.

Voltage regulator terdiri dari komponen dioda zener, transisitor atau IC.

Jenis jenis Adaptor

Pada umumnya, adaptor dibagi menjadi 2 macam yakni adaptor konvensional dan adaptor menggunakan sistem switching atau SMPS.

  1. Adaptor Konvensional

Adaptor atau catu daya konvensional merupakan jenis adaptor yang dijelaskan pada penjelasan di atas. Pada adaptor  jenis ini, tegangan AC lebih dahulu diturunkan melalui transformator step-down dan kemudian disearahkan dengan rectifier  atau dioda serta diratakan dengan kapasitor elektrolit.

Prinsip adaptor atau catu daya konvensiolan menerapkaan mode pengubahan tegangan AC ke Dc menggunakan komponen transformator step-down sebagai penurun tegangan. Pada adaptor jenis ini , besar arus yang dihasilkan tergantung pada arus yang dihasilkan oleh trafo penurun tegangan.

Beberapa perangkat elektronika yang saat ini masih menggunakan adaptor konvensional adalah radio, amplifier, dan lain lain.

  1. Adaptor Switching

Adaptor jenis switching merupakan adaptor yang dikembangkan dari jenis adaptor konvensional yang masih memiliki banyak kelemahan. Adaptor jenis ini tidak menggunakan trafo step down, sistem rangkaiannya pun tidak sama dengan adaptor konensional.

Beberapa perangkat elektronika yang menggunakan adaptor jenis switching adalah televisi  supply PC, adaptor laptop dan peralatan canggih lainnya.

  • Add Your Comment