FUNCTION GENERATOR : Pengertian, Jenis-Jenis, Kegunaan

Function generator atau generator fungsi merupakan suatu alat ukur yang mampu memberikan beberapa pilihan bentuk gelombang dengan frekuensinya diatur sepanjang range yang lebar. Pasti sebagian besar dari anda masih belum tahu mengenai alat  ukur elektronik yang satu ini. Simak penjelasan lengkap dari pengertian, jenis-jenis hingga cara penggunaan function generator.

Pengertian Function Generator

Function Generator atau Generator Fungsi adalah suatu alat uji elektronik yang mampu menghasilkan atau membangkitkan berbagai bentuk gelombang dimana frekuensi serta amplitudonya dapat diubah-ubah.

Function Generator mampu menghasilkan berbagai bentuk gelombang sesuai dengan kebutuhan seperti :

  • Gelombang Sinus (Sine Wave)
  • Gelombang Kotak (Square Wave)
  • Gelombang Gigi Gergaji (Sawe Tooth Wave)
  • Gelombang Segitiga (Trianguler Wave)
  • Gelombang Pulsa (Pulse)

Berbagai bentuk gelombang yang dapat dihasilkan di atas tentunya berbeda dengan RF Signal Generator atau Audio Signal Generator, dimana hanya dapat membangkitkan bentuk gelombang sinus saja. Biasanya generator fungsi ini digunakan berdampingan dengan alat uji osiloskop.

pengertian function generator

Pada umumnya, function generator dapat menghasilkan frekuensi berkisar 0,5 Hz hingga 20Hz atau tergantung pada rancangan produsennya. Frekuensi yang dihasilkan dapat diatur dengan cara memutar-mutar tombol batas ukur frekuensi sesuai dengan kebutuhan.

Sementara pada amplitudo sinyal dapat diatur berkisar 0,1 V – 20Vp-p (tegangan puncak ke puncak) kondisi tanpa beban. Dan pada 0,1V – 10Vp-p dengan beban sebesar 50ꭥ.

Function Generator terdiri dari : Generator Utama dan Generator Modulasi

  • Generator Utama, menyediakan gelombang output sinus, kotak atau gelombang segitiga dengan rentang frekuensi 0,01 Hz sampai 13 MHz.
  • Generator Modulasi, dapat menghasilkan bentuk gelombang sinus, kotak dan segitiga dengan rentang frekuensi 0,01 Hz hingga 10kHz. Generator sinyal input biasanya digunakan sebagai Amplitudo Modulation (AM) atau Frequency Modulation (FM).

Sebuah alat function generator adalah bagian dari peralatan tes uji elektronik atau sebuah perangkat yang banyak digunakan sebagai pembangkit berbagai jenis gelombang listrik melalui berbagai frekuensi. Bentuk gelombang yang dihasilkan dapat berulang-ulang atau single shot.

Dalam hal ini, beberapa jenis sumber pemicu dibutuhkan (Internal maupun Eksternal). Biasanya alat ini juga akan menghasilkan gelombang dimana dihasilkan oleh berulang pengisian dan pemakaian kapasitor.

Kegunaan Function Generator

Beberapa fungsi yang dimiliki oleh function generator antara lain :

  1. Function Generator Output, Untuk menghasilkan keluaran (Output) bentuk gelombang yang diinginkan.
  2. Sweep Generator Output, untuk menghasilkan ayunan (sweep) bentuk gelombang yang diinginkan.
  3. Frequency Counter, untuk mengetahui dan menghitung nilai frequency.

Bagian-Bagian Function Generator

bagian function generator

Adapun tombol-tombol atau saklar pengatur yang pada umumnya ada pada Generator Fungsi antara lain :

  1. Saklar Daya/Power Switch : sebagai tombol untuk mnghidupkan generator fungsi.
  2. Terminal Output TTL/CMOS : Terminal yang berfungsi untuk menghasilkan keluaran (Output) yang kompatibel dengan TTL/CMOS.
  3. Duty Function : sebagai tombol untuk mengatur Duty Cycle Gelombang (Siklus Kerja Gelombang) dengan cara menarik dan  Duty Cycle atau Siklus Kerja adalah perbandingan lamanya waktu antara kondisi ON dan OFF suatu sinyal pada setiap periode.
  4. Selektor TTL/CMOS : tombol yang jika ditekan maka pada terminal output TTl/CMOS akan menghasilkan gelombang yang kompatibel dengan TTL. Sementara jika tombol ini ditarik, maka besarnya tegangan kompatibel output dati Terminal Output TTL/CMOS dapat diatur antara 5-15 Vpp, sesuai besarnya tegangan yang compatibel dengan CMOS.
  5. DC Offset : berfungsi untuk memberian offset (Tegangan DC) pada sinyal +/- 10V. Untuk memperoleh level tegangan DC positif cukup dengan cara menarik dan memutar searah jarum jam. Namun, bila untuk mendapatkan level tegangan DC negatif dengan cara memutar ke arah yang berlawanan.
  6. Amplitudo Output : memutar tombol ini searah jarum jam akan menghasilkan tegangan output yang maksimal dan kebalikan untuk output -20dB. Ketika tombol ini ditarik, maka tegangan output akan diperlemah sebesar 20dB.
  7. Selector Fungsi : berfungsi untuk mengatur dan memilih bentuk gelombang output yang diinginkan dengan cara menekan salah satu dari tombol.
  8. Terminal Output Utama : terminal yang berfungsi untuk mengeluarkan sinyal output utama.
  9. Tampilan Pencacah : menampilkan nilai frekuensi dalam format 6 x 0,3”
  10. Selector Range Frekuensi : untuk memilih range frekuensi yang sesusai dengan kebutuhan dengan cara menekan salah satu tombol yang relevan.
  11. Pelemah 20 dB : sebagai tombol yang berfungsi untuk mendapatkan tegangan output yang diperlemah sebesar 20 dB.

Cara Penggunaan Function Generator

penggunaan function generator

Dalam pengoperasannya, generator fungsi selalu bersamaan dengan osiloskop. Untuk itu pastikan generator fungsi dan osiloskop telah tersambung dengan menggunakan kabel copling.

Jangan lupa juga atur pada generator fungsi untuk menggunakan sinus, segitiga atau kotak dan atur semua frekuensi amplitudo yang terdapat pada tiap-tiap bagian, serta frekuensinya menggunakan berapa Hz.

  1. Pertama nyalakan Power Supply
  2. Hubungkan kabel BNC dengan Kolektor sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Misalnya, untuk memperoleh sinyal TTl Output, maka konektor dihubungkan konektor TTL output. Dan bila untuk menghasilkan sinyal sinusodal dan segitiga, dengan menghubungkan pada output 50 Ohm.
  3. Putar Selector DutyCycle, untuk mengatur siklus kerja dan menghasilkan frekuensi gelombang kotak pengaturan yang sesuai dengan keinginan. Sebelum mengaturnya, pastikan untuk menarik stang selector terlebih dahulu.
  4. Atur amplitudo pada Selector amplitudo dan konektor BNC pada output 50 Ohm untuk menghasilkan frekuensi gelombang sionusoidal dan gelombang segitiga. Untuk meningkatkan nilai tegangan/amplitudonya cukup dengan menarik stang selector dan atur dengan maksimal tegangan 15 Volt.
  5. Untuk mendapatkan frekuensi yang sesuai dengan keinginan maka pilihlah tombol frekuensi yang diinginkan dan selector pengali yang sesuai.

Jenis – Jenis Function Generator

jenis jenis function generator

Adapun beberapa jenis Generator Fungsi yang paling umum beredar di pasaran dan menawarkan kinerja masing-masing, diantaranya adalah :

1. Generator Fungsi Analog

Merupakan jenis function generator yang paling pertama dikembangkan pada tahun 1950-an. Saat itu, penggunaan teknologi digitas masih sangat terbatas. Meski menggunakan teknologi analog, jenis ini memiliki beberapa keunggulan, yaitu harga yang lebih terjangkau dan cara penggunaannya yang lebih mudah dan sederhana.

2. Generator Fungsi Digital

Merupakan jenis function generator yang menggunakan Teknologi Digital untuk menghasilkan bentuk gelombangnya. Terdapat beberapa teknik yang digunakan untuk membangkitkan bentuk gelombang, namun teknik yang paling umum digunakan adalah teknik Direct Digital Systhesis (Sintesis Digital Langsung) atau disingkatn dengan DDS.

Jenis Digital ini mampu menghaslkan bentuk gelombang dengan tingkat akurasi dan stabilitas yang cukup tinggi karena rangkaian sistem Pewaktunya (Clock) dikendalikan oleh Krystal (Crystal). Selain itu, jenis digital juga mampu menghaslkan spektral yang murni dan noise fase yang rendah.

Maka, dengan berbagai keunggulan yang dimiliki oleh Digital Function Generator, harga jenis ini terbilang cukup mahal dan pengoperasiannya juga lebih rumit dibandingkan dengan jenis analog.

3. Generator Fungsi Sweep

Merupakan jenis Function generator yang memiliki kemampuan Sweep pada frekuensinya. Pada umumnya, jenis ini banyak menggunakan teknologi digital, namun ada juga beberapa menggunakan versi analog. Kemampuan jenis sweep ini dapat mencapai 100:1 atau bahkan lebih tergantung pada tipe generatornya.

Cara Merawat Function Generator

Agar function generator dapat bertahan lebih lama dan awet, maka ada beberapa cara dan tips berikut dalam perawatan generator fungsi.

  • Segera matikan alat setelah selesai digunakan
  • Jangan malas untuk selalu menggulung atau merapikan semua kabelnya
  • Simpanlah pada tempat yang kering untuk mencegah dari berkarat dan hindari dari tempat-tempat yang berdebu.
  • Add Your Comment